Pendidikan
Multikultural dan lintas Budaya dalam Kerangka Pembangunan Karakter Bangsa
Upaya
membangun karakter bangsa mengalami pasang surut sejalan dengan pergulatan
bangsa dalam menentukan arah perjuangan dan juga arah pembangunan. Pada era
pasca kemerdekaan, Indonesia diwarnai oleh pergulatan politik, terutama
menyangkut pesoalan ideology Negara yang akan menentukan wujud dan jatidiri
bangsa di masa depan. Sejak saat itu semangat untuk membangun kultur dan
jatidiri berbasis Pancasila semakin menguat, namun dalam perjalanannya
pembangunan yang terlampau berorientasi pada materi telah menumbuhkan kultur
yang tidaksejalan dengan kultur yang ingin dikembangkan.
Keberhasilan pembangunan ekonomi
yang kurang diimbangi dengan pembangunan karakter bangsa telah mengakibatkan
goncangan dan krisis budaya, yang kemudian berakibat pada lemahnya ketahanan
budaya bangsa. Lemahnya ketahanan budaya yang ditunjukkan oleh terjadinya
gejala krisis identitas yang berkembang secara berlebihan cenderung memicu
konflik diberbagai bidang kehidupan. Krisis multidimensi yang berkepanjangan
semakin melemahkan kepercayaan diri dan kebanggaan sebagai suatu bangsa.
Menipisnya semangat nasionalisme juga sebagai akibat dari lemahnya kemampuan
bangsa dalam mengelola keragaman yang merupakan realitas yang obyektif.
Konsepsi Bhinneka Tunggal Ika merupakan acuan dalam mengelola kemajemukan.
Karakter adalah kumpulan tata nilai
yang menuju pada suatu system,yang melandasi pemikiran, sikap, dan perilaku
yang ditampilkan(Simon Philip,2008). Karakter menunjukkan bagaimana seseorang
bertingkah laku. Karakter bangsa sebagai kondisi watak yang merupakan identitas
bangsa atau identitas nasional. Identitas nasional suatu bangsa tidak dapat
dilepaskan dari dukungan factor objektif. Karakter suatu bangsa akan berkembang
berdasarkan pengalaman dalam sejarah bangsa dan akan terbangun atau tidak
sangat tergantung kepada bangsa itu sendiri. Pembentukan karakter merupakan
aspek penting dalam pendidikan.. rumusan pendidikan dalam Pasal 1 ayat (1) UU
RI No. 20 Tahun 2003 tentang System Pendidikan nasional.
Referen: Hartono, Yudi, dkk.2012. Pendidikan Lintas Budaya. Madiun: Institut Press
0 komentar:
Posting Komentar