Senin, 26 November 2012

Ini 3 Akibat Diet yang Terlalu Ekstrem


Jakarta, Kalau diet sebaiknya jangan asal diet. Metode diet penurunan berat badan yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan baik itu fisik maupun mental. Diet juga memiliki tata cara dan batasan-batasan tertentu agar pelaku diet dapat mendapatkan berat badan ideal dengan cara yang sehat.

Diet ekstrem dengan asupan yang kurang dari 1.200 kalori setiap hari bukanlah metode yang sehat untuk menurunkan berat badan. Ada banyak efek negatif dari perilaku diet yang salah, termasuk penurunan berat badan jangka pendek, dehidrasi, kekurangan gizi, dan komplikasi jangka panjang kesehatan.

Kesalahan dalam diet dapat membahayakan karena tanpa Anda sadari, tubuh tidak hanya membakar lemak berlebihan saja, tetapi juga persediaan glikogen, suatu bentuk karbohidrat. Ketika tubuh membakar glikogen, cadangan air dalam tubuh juga kan terkuras sehingga berat badan akan turun dengan sangat cepat. Selain itu, Anda akan merasa kelelahan, mudah marah, lesu dan mengidam makanan.

Selain itu, diet yang salah dapat memperlambat tingkat metabolisme tubuh dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Perampasan gizi secara ekstrem berjalan beriringan dengan dehidrasi, bahkan meski

Anda mengonsumsi lebih banyak air sepanjang diet, tubuh tetap kesulitan menahan air jika Anda tidak makan makanan seimbang.

Diet yang benar-benar menjauhi makanan yang mengandung lemak juga menyebabkan kekurangan gizi karena tubuh membutuhkan 30 persen kalori harian yang berasal dari lemak. Hal ini juga mengarah ke melemahnya sistem kekebalan tubuh, pengembangan batu empedu, rambut rontok, dan gangguan yang terkait kolesterol.

Karena metabolisme tubuh tidak bekerja dengan baik, Anda akan semakin sulit menurunkan berat badan. Bahkan diet ketat yang mengabaikan kecukupan gizi dapat menyebabkan masalah lain, seperti dilansir OnlyMyHealth, Senin (26/11/2012), sebagai berikut:

1. Gangguan kesehatan mental
Diet yang salah menyebabkan gangguan depresi pada kebanyakan pelakunya. Hal ini disebabkan karena karena rasa frustasi dan putus asa yang berlebihan akibat usaha kerasnya yang tak kunjung membuahkan hasil. Depresi juga disertai dengan kelesuan, kelelahan, perubahan suasana hati, mudah tersinggung, kurangnya konsentrasi dan kurang percaya diri.

2. Jantung melemah
Kesalahan dalam metode diet tersebut dapat mengganggu metabolisme tubuh, meningkatkan kadar kolesterol berbahaya dalam darah, kemudian meningkatkan risiko penyakit arteri dan gangguan jantung. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh melemah, menyebabkan jantung berdebar dan stres jantung.

3. Gangguan makan
Diet yang terlalu ketat dan keinginan kuat untuk mendapatkan bentuk fisik yang sempurna dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah seperti pendarahan gastrointestinal dan bahkan kematian.

http://health.detik.com/read/2012/11/26/145917/2101536/763/ini-3-akibat-diet-yang-terlalu-ekstrem?l992206755

0 komentar:

Posting Komentar

.
 
Pink Bobblehead Bunny